Thursday, August 25, 2011

tuah dan petaka


Hidup perlu di lihat dengan mata hati agar kita tidak terlalu menilai apa yang kita lihat sebagai tuah mahupun petaka sepanjang masa. (Dr.Hm Tuah - Belailah Kalbu)

10 komen:

intan.maisarah said... [Reply to comment]

gua memang melihat guna mata hati. tapi gua makin sakit.
macamana ni?


*tak on ym ke?*
*sunyi pulak sejak otak balik kampung ni*

ORLANDO AHMAD said... [Reply to comment]

intan: kalo masih sakit itu bukan mata hati

ORLANDO AHMAD said... [Reply to comment]

semua ni terpulang pada diri kita dalam mentafsirkan sesuatu perkara, kalau kita hadam dengan baik, maka kita akan sentiasa melihat kebaikan walaupon hakikatnye sangat pahit...

Taufiq Arifin a.k.a. Topimagine said... [Reply to comment]

aku selalu menilai ape yang aku nampak je.. :)

Rain said... [Reply to comment]

terlalu kagum dengan orang2 yang hilang upaya pancaindera mata.. tidak dpt melihat, tapi deria lain celik membuatkan dia terus hidup dalam keupayaan dan kesungguhannya.


mata hati membuka pancaindera yang sebenarnya

uSu iJamm said... [Reply to comment]

mcm penah nanggar jak buku belailah hati ya.

monologtinism said... [Reply to comment]

ya. tak perlu terlalu menilai.
yang menilai itu hanya kerja Dia.
kita hidup untuk menjalankan apa yang disuruhNya

pandangan mata selalu menipu
pandangan akal selalu tersalah
pandangan nafsu selalu melulu
pandangan hati itu yang hakiki
kalau hati itu bersih.~ hijjaz

RepublicAku said... [Reply to comment]

redha menerima tawakkal akhirnya...

wa khairul onggon said... [Reply to comment]

Perghhh... Kachaknya gambar... setelah kmk ngecek exif data, ternyata ianya gambar yg terbit dari kamera Nikon dotdotdot.. WOw! Tahniah, kmk thumbs up ngan gambar ktk ambik.

*Lak ktk google "Rules of Third". Ya terms fotografi :)

delarocha said... [Reply to comment]

everything happened for a reason.

kena selalu muhasabah diri atas apa sahaja yang dilalui. sudah tentu ada baik dan buruknya.